Jejak Kehidupan di Gambut Mantaren I

Tim Penjaga Hutan (TPH) Mantaren I melakukan patroli rutin di kawasan gambut Hutan Desa Mantaren I, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Patroli dilakukan dengan berjalan kaki menyusuri jalur gambut dan tepian sungai kecil di dalam kawasan hutan desa untuk memantau kondisi kawasan sekaligus mengidentifikasi tanda-tanda keberadaan satwa liar.

 

Perjalanan dimulai dari area bekas kebakaran yang masih menyisakan hamparan tanah hitam dan vegetasi terbuka. Di tengah udara yang terasa panas dan sengatan matahari, hal itu tidak menyurutkan langkah patroli menapaki gambut basah, lunak, dan tidak stabil di areal hutan desa. Semak belukar tumbuh jarang, sementara batang-batang kayu bekas terbakar masih tampak berdiri di sepanjang jalur patroli.

 

Tim Patroli Hutan LPHD Mantaren I. Sumber foto: KPSHK.

 

Sekitar dua jam perjalanan memasuki kawasan dengan tutupan pohon yang lebih rapat, suasana mulai berubah. Kanopi pohon menahan cahaya matahari sehingga udara terasa lebih sejuk. Pohon jelutung, geronggang, blangiran, dan tumih tumbuh mendominasi lanskap gambut. Suara burung terdengar dari sela pepohonan, sementara genangan air kecil dan akar-akar gambut membentuk jalur alami yang harus dilewati tim patroli.

 

Di tengah patroli, saat menyusuri tepian aliran sungai kecil di dalam kawasan hutan, TPH Mantaren I berhenti sejenak. Mata mereka tertuju pada sarang orangutan di dahan tinggi di atas kanopi. Struktur sarang tampak jelas berupa anyaman ranting dan daun yang masih segar berwarna hijau. Posisi sarang yang berada tidak jauh dari aliran air dan dikelilingi vegetasi rapat menunjukkan kawasan tersebut masih menjadi ruang hidup satwa arboreal, yaitu satwa yang sebagian besar hidup, bergerak, mencari makan, dan beraktivitas di atas pepohonan. Orangutan termasuk satwa arboreal yang sangat bergantung pada tutupan hutan dan pohon-pohon besar untuk bertahan hidup. “Sarang orangutan masih terlihat baru,” ujar Ganti, anggota TPH Mantaren I sambil menunjuk ke arah dahan pohon.

 

Tim patroli kemudian berhenti untuk mendokumentasikan temuan tersebut. Lokasi sarang dicatat dan ditandai menggunakan titik koordinat sebagai bagian dari monitoring dan identifikasi satwa liar di kawasan Hutan Desa Mantaren I.

 

Patroli kemudian dilanjutkan sekitar dua kilometer lebih dalam memasuki kawasan gambut. Jalur yang dilewati semakin berat karena kondisi tanah berlumpur dan tergenang air di beberapa titik. Di area gambut basah dekat genangan kecil, langkah kaki mereka kembali terhenti. Anggota tim dengan cermat mengamati jejak kaki rusa yang tercetak jelas pada permukaan tanah. Bentuk tapak yang masih utuh menunjukkan jejak tersebut tergolong baru.

 

Mendirikan tenda istirahat dan bermalam, Tim Patroli Hutan LPHD Mantaren I. Sumber foto: KPSHK.

 

Temuan jejak rusa itu pun didokumentasikan. Titik lokasi penemuan dicatat sebagai bagian dari pemantauan rutin keberadaan satwa di dalam kawasan hutan desa. Bagi TPH, dari tanda-tanda yang mereka temukan, seperti sarang orangutan, tapak rusa, dan suara burung, membuat mereka meyakini bahwa kawasan tersebut masih menjadi ruang hidup satwa liar. Dengan demikian, area Hutan Desa Mantaren I masih menyediakan sumber pakan bagi satwa yang ada.

 

Patroli rutin yang dilakukan TPH tidak hanya bertujuan menjaga kawasan dari ancaman kebakaran, pencurian kayu, dan pengrusakan hutan. Mereka juga memastikan kehidupan satwa liar tetap bertahan di dalam ekosistem gambut. “Kadang kami menemukan jejak baru atau suara satwa di lokasi yang berbeda. Itu tanda hutan masih hidup,” ujar Weli, anggota TPH Mantaren I.

 

Bagi masyarakat dan tim penjaga hutan, menjaga biodiversitas berarti menjaga jejaring kehidupan yang saling terhubung di dalam gambut. Selama jejak-jejak kehidupan itu masih ditemukan di Mantaren I, hutan gambut tetap memiliki kesempatan untuk terus hidup, pulih, dan menopang kehidupan manusia maupun satwa liar di sekitarnya.

Penulis: Alma

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *